USER GUIDE & FEATURES
Multi Indicator AB chanceupme
Bagian 1: Indikator Grafik (Overlay)
Moving Average (MA) - 5 Slots
Fungsi:
Menentukan arah tren keseluruhan. Jika harga di atas MA, tren cenderung Bullish (Naik). Jika di bawah, cenderung Bearish (Turun).
Cara Pakai:
Gunakan MA jangka pendek (14, 20) untuk scalping dan MA jangka panjang (50, 200) untuk melihat tren besar.
Cara Setting:
Pilih tipe MA (SMA, EMA, WMA, dll.), tentukan panjang periode, dan atur warna garis pada menu input.
SuperTrend
Fungsi:
Indikator trend-following yang memberikan sinyal beli/jual secara visual melalui perubahan warna latar belakang.
Cara Pakai:
Latar hijau menunjukkan tren naik, latar merah menunjukkan tren turun. Sangat efektif untuk menentukan titik Stop Loss dan Trailing Stop.
Cara Setting:
Atur ATR Length (sensitivitas) dan Factor (jarak garis dari harga).
Bollinger Bands (BB)
Fungsi:
Mengukur volatilitas pasar dan menentukan area jenuh (Overbought/Oversold).
Cara Pakai:
Dalam kondisi sideway/ranging, jika harga menyentuh pita atas, harga cenderung berbalik turun. jika menyentuh pita bawah, harga cenderung berbalik naik.
Cara Setting:
Atur Length (default 20) dan StdDev. Garis tengah (Basis) juga bisa diaktifkan sebagai support dinamis.
VWAP
Fungsi:
Sering dipakai di trading saham, harga rata-rata yang disesuaikan dengan volume. Dianggap sebagai "harga wajar" oleh institusi besar.
Cara Pakai:
Harga di atas VWAP dianggap kuat. Garis pita (Bands) tambahan berfungsi sebagai level support/resistance yang sangat akurat.
Cara Setting:
Pilih Anchor Period (Session, Week, atau Month) sesuai gaya trading Anda.
Parabolic SAR
Fungsi:
Menentukan titik pembalikan harga dan titik keluar (exit) yang tepat, cocok untuk scalping atau trailing stop di akhir fase.
Cara Pakai:
Jika titik biru muncul di bawah harga, berarti tren naik. Jika di atas harga, berarti tren turun.
Cara Setting:
Atur Start, Increment, dan Max Value untuk menyesuaikan kecepatan titik SAR mengikuti harga.
ZigZag
Fungsi:
Menghilangkan "noise" pasar dengan menghubungkan titik High dan Low yang signifikan dan sebagai visual gelombang tren/structure market.
Cara Pakai:
Membantu mengidentifikasi struktur pasar (Higher High atau Lower Low) dan pola chart dengan lebih mudah.
Cara Setting:
Atur Deviation dan kedalaman untuk menentukan besar perubahan harga sebelum garis baru terbentuk.
Bagian 2: Indikator Bawah Chart
RSI (Relative Strength Index)
Fungsi:
Mengukur kecepatan dan perubahan gerakan harga.
Cara Pakai:
Dalam kondisi sideway/ranging, nilai di atas 70 menunjukkan Overbought (siap jual), di bawah 30 menunjukkan Oversold (siap beli). Dalam kondisi uptren, nilai diatas 70 wajar, saat turun dibawah 70 menunjukkan harga ideal untuk buy on pullback. Dalam kondisi downtren, nilai dibawah 30 wajar, saat naik diatas 30 menunjukkan harga ideal untuk sell on pullback.
Cara Setting:
Atur panjang periode dan ubah nilai ambang batas (Upper/Lower) di menu input.
Stochastic
Fungsi:
Membandingkan harga penutupan dengan rentang harga tertentu untuk melihat momentum.
Cara Pakai:
Fokus pada persilangan garis %K dan %D di area ekstrem (80 atau 20) untuk sinyal pembalikan arah.
Cara Setting:
Atur periode K, D, dan Smoothing agar pergerakan garis tidak terlalu tajam.
MACD
Fungsi:
Indikator momentum yang mengikuti tren dan menunjukkan hubungan antara dua moving average.
Cara Pakai:
Perhatikan persilangan garis MACD/Signal dan histogram. Kombinasikan dengan structure market untuk melihat divergence.
Cara Setting:
Atur Fast, Slow, dan Signal Length.
ATR (Average True Range)
Fungsi:
Mengukur volatilitas pasar tanpa menunjukkan arah tren.
Cara Pakai:
Digunakan untuk menentukan jarak Take Profit atau Stop Loss ideal berdasarkan volatilitas harian.
Cara Setting:
Atur panjang periode ATR (default 14).
Fitur Eksklusif
Status Table Otomatis
Fungsi:
Memberikan ringkasan nilai real-time dari RSI, Stoch, MACD, dan ATR di pojok layar tanpa melihat grafik indicator.
Cara Setting:
Posisi tabel (Atas/Bawah/Kiri/Kanan) dan ukuran teks dapat disesuaikan di pengaturan.
| RSI | 41.12 |
| STOCH | 15.56 |
| MACD | -13.56 |
| ATR | 146.87 |
NEW UPDATE 2.0
Ichimoku Cloud System
Fungsi:
Sistem trading lengkap untuk menentukan arah tren, level support/resistance, hingga momentum harga dalam satu tampilan yg kompleks bagi mata awam.
Cara Pakai:
Gunakan Kumo (Awan) sebagai area support/resistance. Pastikan harga berada di atas awan untuk Bullish dan di bawah awan untuk Bearish. Perhatikan TK Cross (Merah & Biru) sebagai sinyal entry.
Cara Setting:
Aktifkan garis Ichimoku dan Warna Awan melalui menu pengaturan. Warna Awan Bullish/Bearish serta periode (9, 26, 52) dapat disesuaikan sepenuhnya.
JOIN WEBINAR
"CHANCEUP to PROFIT"
Indikator itu alat yg hebat, tapi kamu perlu tahu cara memanfaatkannya untuk profit maksimal.
Akses ALLinONE Indicator Selama 1 Bulan
Daftar Sekarang - RP 85.000